Blitar – Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar kembali ditutup untuk keperluan general cleaning dan sterilisasi. Hal ini dilakukan menyusul 10 pegawai di Dinkes Kabupaten Blitar yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Krisna Yekti juru bicara gugus tugas Covid-19 Kabupaten Blitar mengatakan, penutupan dilakukan mulai Rabu hingga Jumat (18/12/2020) tutup dan akan kembali aktif pada Senin (21/12/2020).

“Mulai kemarin ditutup sampai Jumat, masuknya Senin besok, ini karena ada 10 pegawai yang positif,” ujar Krisna, Kamis (18/12/20).

Krisna menyebutkan, terpaparnya 10 pegawai dinkes ini berawal dari seorang staf yang mengalami gejala Covid-19. Staf tersebut kehilangan indera penciuman dan pusing-pusing.

“Dia kemudian dites swab dan hasilnya positif. Setelah itu, yang ada di sekitarnya juga di-swab. Total ada 20 orang yang di-swab, jadi hasilnya 10 positif termasuk yang bersangkutan,” ujarnya.

tahu dari mana pegawai dinkes tersebut terpapar Covid-19. Namun dari informasi yang diterimanya, ada seorang karyawan yang baru saja menghadiri hajatan saudaranya.

“Sepertinya dari hajatan saudaranya, tapi sekarang itu sulit untuk dicari sumbernya, karena yang tidak pernah kontak erat pun ternyata positif,” tuturnya.

Krisna menambahkan, selain dilakukan general cleaning dan sterilisasi, pihaknya juga melakukan tes swab kepada seluruh pegawai Dinkes Kabupaten Blitar. Total ada 100 orang yang dites swab. “Hari ini semua di-swab, totalnya ada sekitar 100 orang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penutupan dinkes Kabupaten Blitar ini sudah yang kesekian kalinya. Setidaknya kantor itu sudah yang ke tiga kalinya ditutup karena ada pegawainya yang terpapar Covid-19.

Sementara itu, hingga 16 Desember kemarin, tercatat jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 1.274 kasus. Perinciannya, sebanyak 1.156 orang sembuh, 98 orang meninggal dunia, dua orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi. (za)