Majalengka – Roby Bastian Sukma (22), remaja yang berdomisili di Gang Suma, Kelurahan Majalengka Kulon ini pantas disematkan sebagai pemuda yang kreatif dan inovatif dalam budidaya sayuran hidroponik ditengah pandemi covid-19.
Mahasiswa semester akhir di Fakultas Pertanian dengan jurusan Agroteknologi ini mengatakan, kisah awal budidaya sayur ini terpikir atas dasar pengalaman sejak masih berada dibangku kuliah.
Alhasil beragam tanaman sayur mayur seperti, selada serta jenis sawi pakcoy dan bayam tumbuh subur di pekarangan rumahnya.
Tanaman Hidroponik saat ini sedang banyak digemari oleh sejumlah kalangan, pasalnya tanaman tersebut dinilai praktis dalam hal perawatannya.
“Sebab itulah, saya memanfaatkan ilmu yang didapat untuk mengisi waktu di masa pandemi Covid-19 ini. Karena basik saya itulah, ya dengan bercocok tanam dengan hidroponik ini,” ujar Roby. Senin, (26/10/2020)
Alasan kenapa menggeluti aktivitas bercocok tanam dengan hidroponik sendiri, jelas dia, ingin memanfaatkan lahan rumahnya yang selama ini dirasa tidak efektif.
Rumah seluas kurang lebih 500 m² itu awalnya hanya hamparan lahan kosong tanpa dihiasi suatu barang apapun.
“Selain itu, efisiensi dari pupuk juga, memaksimalkan adanya pupuk dan yang ketiga memanfaatkan keterbatasan air. Untuk hasil tanaman saya jual dengan cara di-posting di media sosial,” ujarnya.
Dan, Alhamdulilah hasilnya bisa membantu orang tua sehari-harinya. Modal awal membutuhkan biaya Rp. 3 juta untuk budidaya usaha tersebut.
Untuk harga jual masing-masing sayurannya, Roby mengaku untuk Bayam dihargai Rp. 7 ribu per 250 gramnya, Selada Rp. 8 ribu per 250 gram dan Sawi Rp. 8 ribu per berat yang sama.
Sementara itu, salah satu tetangga yang membeli sayuran hidroponik, Tia (39) mengatakan, selama tetangganya itu membuka usaha jual sayuran hidroponik, dirinya mengaku rajin membeli.
Efektivitas waktu dan harganya yang lebih murah menjadi wanita berusia 39 tahun itu menjadi pelanggan tetap Roby.
“Kebetulan ada tetangga yang jualan sayuran, daripada beli di pasar jauh di masa pandemi Covid-19 ini, saya lebih sering ke sini (rumah Roby) setiap dua hari sekali,” tutupnya. ** (Git)










