Padang – Persedian beras di Provinsi Sumbar sampai akhir 2020 dipastikan aman oleh Badan Urusan Logistik ( Bulog), stok beras yang tersedia saat sekarang 10 ribu ton lebih.Padang, Senen 16/11/20.
Warga Sumbar tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan beras, karena stok di gudang Bulog Sumbar kini sebanyak 10 ribu ton, jumlah tersebut diperkirakan mencukupi untuk tiga hingga empat bulan ke depan,ungkap Tommy.
Kepala Bulog Sumbar Tommy Despalingga menjelaskan saat diwancarai media Megapolitan diruangan kerja, bahwa persedian beras maupun gula pasir aman dan tidak perlu didkhwartikan oleh masyarakat Sumbar, termasuk untuk beras raskim, sedangkan persediaan gula pasir ada sekitar 17 ribu ton cukup lah untuk empat bulan kedepan dengan harga penugasan dipasar sekitar Rp 12.500/ kilo.
Selain itu, kata Tommy tidak terganggunya stok beras karena sektor pertanian tidak terlalu berdampak akibat Covid-19. Walaupun daya beli menurun namun produksi pada sektor pertanian tetap berjalan seperti biasanya.
Kemungkinan penambahan stok beras asal impor, belum bisa dipastikan karena hingga kini belum ada informasi dari Pemerintah Pusat.
Belum ada informasi akan datang beras impor tersebut, karena stok kita masih mencukupi,stok beras di gudang Bulog kualitas bagus, kata Tommy.(bunga)










