Blitar- Meski sudah dalam kategori zona kuning, masyarakat Blitar diminta tetap waspada, data dalam sepekan hingga memasuki hari ke 2 bulan Nopember ini angka penambahan kusus untuk kota Blitar tercatat ada 12 orang pasien reaktif.

Seperti dikemukakan oleh Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Blitar, Didik Djumiadi kepada para awak media, pihaknya menjelaskan jika sampai saat ini kasus konfirmasi tidak lebih dari 13 dan angka kematian tidak lebih dari 1, maka status zona kuning bisa dipertahankan.

“Meskipun kota Blitar sekarang ini masuk dan bertahan di zona kuning, namun masyarakat agar tetap waspada dan taat dengan protokol kesehatan. Kita akan terus melaporkan perkembangan kasus secara berkala,” ungkapnya Senin, (2/11/2020).

Lebih lanjut pihaknya juga berharap, karena sekarang juga sedang libur panjang, maka hal tersebut tidak sampai terjadi kenaikan yang signifikan, agar Blitar segera masuk menjadi zona hijau, kekhawatiran gugus tugas covid 19 memang cukup mendasar, bila masyarakat terlena mentaati protokol kesehatan bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan dan status menjadi zona merah

“Meski kita bertahan di zona kuning namun kewaspadaan dan ketaatan terhadap protokol kesehatan harus tetap dioptimalkan. Agar bisa segera masuk menjadi zona hijau,” terangnya.

Sementara itu untuk Kabupaten Blitar penyebaran penularan Covid-19, masih berada di zona oranye dengan kasus penularan sedang. Padahal, mayoritas kabupaten dan kota di Jawa Timur kini sudah masuk ke zona kuning atau jumlah penularan rendah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Kuspardani mengatakan, ada beberapa faktor utama yang membuat Kabupaten Blitar masih bertahan di zona orange. Selain kasus positif yang terus bertambah, angka kematian masih tergolong tinggi.

“Memang untuk Kabupaten Blitar kasusnya masih tambah terus, kematian juga tinggi. Kejadiannya sudah di atas 700. Ini yang menyebabkan kita masih di zona orange,” ungkapnya.

Dia mengakui, selama ini tes swab yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 juga masih kurang. Padahal tes swab secara masif, penting dilakukan untuk mencegah penyebaran semakin meluas, dan terahir seorang dkter warga kecamatan Wlingi mennggal dunia akibat positif covid 19
Covid-19 Provinsi Jawa Timur. Semua arahan dan petunjuk akan dilakukan di Kabupaten Blitar untuk menekan kasus.

Ia juga berharap masyarakat saling membantu dalam hal penerapan protokol kesehatan dengan ketat di segala aktivitas.
“Jika semua warga patuh dan disiplin, maka perkembangan Covid-19 bisa ditekan,” paparnya.(za)