Blitar – Seorang wanita berusia 54 tahun warga desa Gandekan Kecamatan Wonodadi kabupaten Blitar dikabarkan meninggal dunia diduga positif covid 19, almarhumah yang semasa hidupnya tinggal di dusun Wadang Rt.03/Rw.09 ini memiliki riwayat sakit demam disertai batuk pilek sejak sepekan.

Kapolsek wonodadi

Sumber resmi di Polsek Wonodadi menyebutkan, setelah mengalami gejala mirip covid 19, yang bersangkutan pada tanggal 9 Desember kondisinya semakin melemah dan dirujuk ke rumah sakit Mardi Waluyo Kota Blitar, pada taggal 10 Desember, wanita ini dilakukan test swab dan hasilnya belum keluar.

Kapolsek Wonodadi AKP Wahyu satrio Widodo dihubungi media ini menyebutkan, pada hari Kamis tanggal 10 Desember sekitar pukul 20.20 WIB wanita berusia 54 tahun warga Gandekan Wonodadi ini dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit mardi Waluyo kota Blitar.

“ Karena korban seorang ibu ini meinggalnya mengalami gejala mirip dengan tanda tanda orang terpapar virus corona, maka penanganan pemkaman jenazah dilaksanakan secara protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kapolsek juga menyampaikan,Pemakaman sendiri dilaksanakan sekitar pukul 01.21 WIB Jum’at dinihari oleh petugas Rumah sakit Mardi Waluyo kota Blitar lengkap menggunakan APD dan standar penanganan jenazah covid 19, sedang dari pihak keluarga dn masyarakat sekitar tidak menolak bila jenazah dilakukan pemakaman dengan penerapan protokol kesehatan .

Kapolsek wonodadi selanjutnya menghimbau kepada masyarakat, untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai virus covid 19, pihaknya minta agar masyarakat tetap waspada, patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Karena sebaran covid 19 cukup tinggi di Kabupaten Blitar, ayo kita patahui protokol kesehatan dengan 3M, dengan bersama sama kompak mentaati aturan,”pungkasnya.(za)