Blitar – Sebagai pejabat sementara Pelaksana Tugas Bupati Blitar, Budi Santoso langsung bikin gebrakan, sejak dikukuhkan oleh Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, PJS Budi Santoso langsung mengapresiassi instruksi Gubernur, di hari pertama bertugas sebagai Pejabat sementara Bupati Blitar, mewarnai sistem prokes di Blitar.
PJs, Bupati yang sebelumnya juga sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Jatim ini, juga langsung mengadakan rapat koordinasi bersama Forkopimda dan jajaran di Kabupaten Blitar, acara dilanjutkan pada malam harinya mengadakan rapat dan memimpin kegiatan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, dengan 2 titik sasaran di Kecamatan Sanan Kulon, perbatasan Kabupaten dan Kota Blitar.
Usai dikukuhkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (26/9/2020) malam lalu, Budi Santoso yang menggantikan Bupati Blitar, Rijanto dan Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo karena kuwajiban cuti selama masa kampanye Pilkada 71 hari mulai tanggal 26 September – 5 Agustus 2020, Budi langsung ambil alih tongkat komando Selasa ( 29/09/20).
Pihaknya menyampaikan kepada awak media usai pelantikan pada hari pertama masuk kerja Senin (28/09/20) pagi, dengan didampingi Sekda Kabupaten Blitar, Drs. Totok Subihandono, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Blitar, bertemu Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya di Mapolres Blitar, Jalan Raya Kecamatan Talun, dilanjutkan bertemu dengan jajaran pimpinan OPD dan camat se Kabupaten Blitar, di Ruang Rapat Candi Penataran, Kantor Bupati Blitar Kanigoro.
Budi Santoso menyampaikan bahwa dirinya akan menjabat PJs Bupati Blitar dari 26 September hingga 5 Desember 2020.
“Jadi selama Pak Rijanto dan Pak Marhaenis cuti kampanye, karena sesuai aturan harus cuti selama masa kampanye, maka saya yang ditunjuk Gubernur menjabat sebagai PJS nya” ungkap Budi.
Selama menjalankan tugas di Kabupaten Blitar pihaknya berharap seluruh kegiatan di Pemkab Blitar, tetap berjalan dan dilaksanakan sesuai tupoksinya masing-masing. Kita semua harus tetap semangat, sesuai dengan slogan yang selama ini ada KITA KOMPAK BISA,” tandasnya.
” Saya akan membawa amanah Gubernur dan menindaklanjuti pesan Gubernur Jatim, bahwa Pemkab Blitar harus aktif bekerja sama dengan seluruh pihak memutus penyebaran Covid-19. Melalui pendisiplinan Prokes dan aktif melakukan penyemprotan desinfektan,” imbunya.
Selain memimpin apel persiapan Operasi Yustisi, Budi juga menuturkan jika dengan kondisi semakin meningkatnya kasus Covid-19 di daerah termasuk Kabupaten Blitar ini. Maka salah upaya menekan dan memutus rantai penularan melalui Operasi Yustisi.
“Sesuai dengan Pergub No 53 Tahun 2020, semua sudah diatur dengan jelas. Namun dalam pelaksanaannya, tetap dengan cara humanis,” terangnya. (za)










