Blitar – Harapan Debat pertama Pilbup Blitar, semoga bukan mimpi lagi, ini yang menjadi harapan saat gelaran debat publik pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Blitar yang diselenggarakan oleh KPU Jum’at malam (23/10/20) di hall center hotel gran mansion Jalan Melati Kota Blitar.
Acara debat terbuka sebagai ajang propaganda untuk meningkatkan elektabilitas masing-masing pasangan calon, yaitu nomor urut 1 adalah Petahana Incumben Drs. Rijanto – Marhaenis Urip Widodo dan nomor urut 2 pasangan Rini Syarifah- Rahmad santoso cukup mengundang perhatian warga Kabupaten Blitar.
Dengan agenda yang dijadwalkan KPU Kabupaten Blitar yang tersaji secara live oleh stasiun TV Nasional ini, debat publik pertama diharapkan dapat dijadikan tolok ukur kecakapan, untuk mengetahui figur calon pemimpin Daerah Kabupaten Blitar.
Incumben, yang jauh lebih berpengalaman diperhelatan politik dan memegang tampuh pemerintahan sangat wajar bila gamblang dan lugas memaparkan visi misi misi dalam debat semalam, namun semua itu hanya masyarakat Kabupaten Blitar yang tahu kenyataan program paslon Petahana saat memimpin Kabupaten Blitar sebelumnya, masyarakat sebagai warga yang punya hak pilih tentu akan bisa menilai secara obyektif.
Berbeda dengan Paslon nomor 2 pasangan Mak Rini Makde Rahmad, meski telah mempersiapkan materi cukup bagus (Panca Bakti ) namun sayang tahapan demi tahapan masa debat yang terbagi dalam 5 sesi tanya jawab ini, paslon tersebut banyak tersendat saat penyampaian visi misinya, dan terkesan grogi, serta banyak waktu yang tersisa dari menit ke menit dibiarkan berlalu, baik saat menjawab pertanyaan paslon lawan dan pemaparan program.
Gelaran kontestasi debat paslon secara terbuka diwali pembukaanya oleh Ketua KPU Kabupaten
Blitar Hadi Santoso, dalam sambutannya dia mengajak kepada masyarakat saat tanggal 9 Desember nanti datang ke TPS menggunakan hak suaranya dan taat prokes.( za )










