Blitar – Ditengah keterpurukan akibat pandemi covid 19 Dinas Peternakan Kelautan Kabupaten Blitar berusaha bangkitkan usaha kelompok mikro binaan dinas setempat seperti Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar).

Ir.Restu Palupi M.Si Kepala Bidang Perikanan Tangkap mengatakan Poklahsar adalah kumpulan pengolah dan pemasar hasil perikanan yang melakukan kegiatan usaha bidang pengolahan, dan saat ini pemasaran hasil perikanan bersama sudah membentuk kelompok asosiasi di wilayah Kabupaten Blitar, Selasa (13/10/20).

Dalam masa pandemi covid-19 diakui banyak masalah tentang pemasaran ikan ke luar daerah karena lockdown sehingga Pemkab Blitar berupaya keras menggali potensi sumber kekayaan hayati pengolahan hasil laut agar tidak mati suri dengan metode kelompok kerja (pokja).

drh. Restu Palupi M.si

“Saat ini di Kabupaten Blitar tercatat ada 103 kelompok binaan, mereka ini sudah mendapatkan ketrampilan cara pengolahan, pengemasan sampai dengan mencari bahan baku,” ungkap Palupi .

Lebih lanjut Restu Palupi juga menjelaskan, untuk pemasaran produk berbahan baku ikan ini pihaknya minta agar Poklahsar mengikuti kemajuan tehnologi dengan memanfaatkan jejaring online.

Kami menekankan agar mereka warga binaan yang sudah mendapatkan pelatihan ini bisa berkompetisi dipasaran, bisa ke outlet, mall atau kios, toko dan lain lain,” katanya.

Makanan siap saji bahan baku ikan

Budidaya Perikanan terpuruk

Potensi perikanan hasil tangkap maupun budidaya akibat wabah corona mengalami keterpurukan, dengan kiat baru mengolah daging ikan menjadi abon, dan kulit ikan yang sebagai sampah ini pun bisa di olah menjadi kripik kulit ikan . Seperti misalnya ikan lele dan ikan jenis lainya, selain langsung dimasak biasa, dengan adanya Poklahsar ini akan tambah menu dan varian yang bisa dinikmati sebagai camilan yang praktis dibawa kemanapun karena dalam kemasan plastik.

“Seperti pengolahan ikan laut seperti udang, ikan tengiri, cumi-cumi, gurita, inipun juga bisa diolah dan dikemas menjadi makanan berbentuk kemasan siap saji sambal balado ikan tengiri, keripik cumi, sebagai makanan siap saji.(Adv/Kmf/Za)