Blitar – Kelurahan Tawangsari merupakan salah satu kelurahan yang berada di tengah ibu kota kecamatan,hanya berjarak beberapa meter saja dengan pusat kantor camat Polsek kantor koramil.Sehingga dapat dengan mudah membangun komunikasi lebih cepat dibanding.

Mujito Kepala Kelurahan Tawangsari

Kepala Kelurahan Tawangsari, Mujito mengatakan, selain fasilitas perkantoran yang dekat, kelurahanTawangsari juga didukung sarana perbelanjaan tradisional dengan adanya pasar garum.

Taman Soekarno di kelurahan tawangsari

” Selain pasar kelurahan Tawangsari juga terdapat akses transportasi darat berupa stasiun kereta api mendukung perputaran roda perekonomian,”ungkapnya.

Salah satu sentra koi di kelurahan Tawangsari

Mujito juga menjelaskan, potensi lainya berupa sebagai pengebangan budidaya ikan koi, dan pernah dilaksanakan lomba koi tingkat masional yang dibuka Bupati Blitar Drs. Rijanto, selain bidang perikanan KelurahannTawangsari juga merupakan kawasan tanaman bonsai.

“Di Kelurahan Tawangsari yang memiliki luas 456,5 hektar dgn penduduk berjumlah 8774 jiwa jumlah 3088 kepala keluarga dengan rata – rata masyarakat kami mata pencahariannya mayoritas petani dan pedagang,”kata Mujito.

Ada 1 hal lagi yang dimiliki kelurahan Tawangsari, yaitu keberadaan patung Soekarni tokoh pejuang kemerdekaan dan sekarang disebut Taman Soekarni, tak kalah petingnya zaman dulu pada malam hari sering bunyi gong yang dapat didengar oleh masyarakat kecamatan garum dan sampai sekarang terkenal belik gong yg berada di lingkungan Tawangbrak. ( Adv/Kmf/za).