Majalengka – Upaya pencegahan terjadinya klaster covid-19, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Sumberjaya mengikuti instruksi untuk ditutup sementara selama 14 hari kedepan. Aktifitas belajar tetap dilaksanakan melalui daring dan tidak tatap muka.

Hal tersebut dilakukan setelah dilaporkan dugaan ada seorang tenaga pengajar tengah menjalani perawatan sebagai pasien terkonfirmasi virus corona, aktifitas belajar sudah dua hari ini melalui daring guna mencegah terjadinya klaster di sekolah.

“Meskipun sekolah ditutup, namun murid tetap dapat melaksanakan belajar melalui daring dan tidak tatap muka,” kata, petugas sekolah bagian kepegawaian di sekolah tersebut, Taryono. Jumat, (23/10/2020).

Dijelaskan bahwa penutupan sekolah ini akan berlangsung selama 14 hari kedepan atau setidaknya hingga dinyatakan aman.

“Ini sudah atas dasar instruksi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka dan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Sumberjaya,” jelasnya.

Taryono menambahkan, sebelum terjadi ini pelaksanaan kegiatan belajar mengajar diterapkan sistem shift atau bergilir waktu dan berjalan normal sejak dua bulan lalu sekolah diperbolehkan dibuka.

Guna memastikan tidak adanya kegiatan di sekolah, petugas jaga disiagakan. Tujuannya untuk membantu sosialisasikan atau menjelaskan jika ada tamu yang datang,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Ahmad Suswanto, membenarkan bahwa pihaknya langsung mengambil tindakan dengan menginstruksikan agar ditutup sementara selama 14 hari kedepan.

“Langkah ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di sekolah tersebut, karena ada seorang tenaga pengajar atau guru bidang studi diduga terpapar covid-19 dan tengah menjalani perawatan sebagai pasien,” pungkasnya. ** (Git)