Palangkaraya — Temu kangen warga Gunungkidul di perantauan yang menamakan dirinyabu ‘Komunitas Brayat Mimulyo’ berlangsung penuh kekeluargaan, Senin (30/11/2020)
Sambil menikmati jagung dan pisang rebus, puluhan anggota Komunitas ‘Brayat Minulyo’ berbincang tentang masa depan kampung halaman, yaitu daerah Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa.
Brayat Minulyo yang berarti Keluarga Bahagia itu
mengajak masyarakat Gunungkidul memilih pasangan Nomor 3 pada Pemilukada tanggal 9 Desember nanti mengikuti tauladan Sultan Yogyakarta.
Sebagaimana diberitakan, keluarga besar Kesultanan Ngajogjakarta Hadiningrat sepakat bulat mendukung pasangan Nomor 3 untuk memimpin Gunungkidul.
Alasannya, pasangan Nomor 3, yaitu pasangan Bambang Wisnu dan Benyamin Sudarmadi (Babe), merupakan satu-satunya pasangan yang mampu membawa Gunungkidul ke arah kemajuan.
Hal demikian dikemukakan Yohanes Widada sebagai Ketua Komunitas Brayat Minulyo di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
“Saya juga mengajak warga Gunungkidul yang ada di perantauan, terutama yang masih ber-KTP Gunungkidul, untuk menggunakan hak pilihnya dengan mencoblos pasangan Bambang-Benyamin (Babe). Karena hanya pasangan ini yang sanggup dan mumpuni membawa Gunungkidul ke arah kemajuan, ” kata Yohanes Widada di hadapan masyarakat Gunungkidul yang merantau di Kalimantan Tengah.
Selain itu, agar keluarga Brayat Minulyo menghimbau dan mengajak keluarganya yang masih tinggal di Gunungkidul, untuk mempercayakan kemajuan kampung halaman Gunungkidul kepada pasangan Babe.
“Tolong para anggota keluarga, saudara, dan kerabat yang masih tinggal di Gunungkidul dihimbau atau diajak untuk mencoblos pasangan Nomor 3. Yaitu pasangan Bambang-Benyamin Sudarmadi atau Babe,” kaya Widada yang diamini puluhan warga Gunungkidul di Kalimantan Tengah, Senin (30/11/2020).
“Tolong pesankan lewat WA, facebook atau sms, agar keluarga yang masih tinggal di Gunungkidul nanti nyoblos Babe,” lanjut Widada.
Dijelaskannya pula, pasangan nomor 3 adalah satu-satunya pasangan yang didukung penuh oleh keluarga besar Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
“Kita, sebagai bagian dari warga Yogya, ya harus nderek Ngarso Dalem Sultan, ” tegasnya.
(yes/red/MP)










