Blitar – Ngalab berkah leluhur ke Makam Presiden pertama RI Mendiang Bung Karno, Yetty Wulandari Santoso, dalam rangkaian memperingati Hari Santri Nasional, selain melakukan Zaroh kubur istri mantan Walikota ini, juga melakukan acara santunan ke Pondok Pesantren,Yatim Piatu dan Duafa Ibadurrohman di Lingkungan Ngegong Kelurahan Gedog kemarin.

Disela sela acara Yetty Wulandari, kepada para awak media menyampaikan, santri harus ikut ambil bagian dalam menjaga kondusifitas yang sudah berjalan dengan baik di kota Blitar, di saat ada pesta demokrasi Pilwali ini.

“Santri, juga bagian dari masyarakat yang telah berkontribusi sangat besar, mendukung semua program Pemkot Blitar, tak lupa para santripun, juga berpatisipasi menekan penyebaran Covid-19,” ungkapnya. Selasa (27/10/20).

Lebih lanjut Yety, menjabarkan peran para santri, selain membantu melawan penyebaran virus corona, Santri juga ambil bagian berjuang mengusir penjajah, setelah merdekan eksistensi Santri, selalu aktif dan dinamis mengisi kemerdekaan.

“Sebagai istri Incumbent Petahana Satrio Keren, Santoso-Tjutjuk Sunaryo, saya ingin berpartisipasi dalam meriahkan dan mesukseskan pesta demokrasi Pilkada Kota Blitar 9 Desember nanti, serta mengajak dalam beberapa kegiatan, agar masyarakat tetap taat Prokes memakai masker, mencuci tangan, dan menggunakan handsanitizer.
Dengan semangat Hari Santri, saya bersama Srikandi relawan Satrio, berkunjung dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Ibadurrohman,” ujarnya.

“Kami memberikan bantuan sekedarnya saja paket sembako dan snack ringan untuk anak-anak santri, yang mayoritas berusia 3 bulan anak sekolah dasar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kyai Mansyur, selaku pimpinan Pondok Pesantren Ibadurrohman, mengakui bahwa Pondok pesantrennya mendapatkan perhatian yang lebih dari cawali Santoso.

“Dalam hal ini kami sangat berterimakasih atas perhatian selama ini ke pondok pesantren ini,” pungkasnya.(za)