Blitar – Sebuah kelompok atau grup Ngamen amal Blitar Raya ingin bebabagi untuk meringankan beban salah seorang penderita tumor sinonasal sejak berusia 17 tahun yang hingga sekarang kondisinya sangat memprihatinkan, Dia adalah Rifa’i Andriansyah putra dari pasangan Sodiq- Endang warga dusun Ngaringan Rt.03/Rw.01 Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Anggota ngamen blitar

Perjuangan Andri melawan tumor wajah yang dideritanya sudah barang tentu menguras keuangan ayah ibunya yang keseharianya hanya sebagai buruh tani dan dari hasil menjual jajanan di sekolah, penderitaan keluarga ini serasa semakin berat beban kehidupan dalam keseharian semenjak wabah pandemic Covid 19, karena sekolah diliburkan, Endangpun tak lagi bisa berjualan . sementara untuk biaya berobat Andri keluarga ini hanya bisa pasrah dan menunggu mujizat Sang Pencipta .

Menurut pengakuan Sodiq sang ayah , sudah puluhan juta biaya dikeluarkan untuk pengobatan Rifa’i sejak 8 bulan terahir ini, sanak keluarga dan saudara sudah banyak yang dipinjami uang untuk pengobatan dan biaya perjalanan menuju rumah sakit, namun nampaknya usaha itu belum membuahkan hasil.

“ Sudah banyak ihtiar diupayakan untuk kesembuhan Rifa’i, tapi belum juga ada hasil seperti yang diharapkan, kami hanya bisa pasrah pada nasib, semoga tabah dalam ujian hidup ini,”ungkapnya.

Sementara itu Arif Wianto (42) Warga dusun Pule Selatan Rt.03/Rw.03 Kandat Kediri salah satu pegiat sosial kemanusiaan yang memiliki anggauta yang dinamai “Kelompok Ngamen Amal “, tergugah hatinya untuk membantu meringankan beban keluarga Sodig yang anaknya menderita tumor wajah di bagian mata sebelah kanan.
Dalam kegiatan Ngamen Amal Blitar Raya di beberapa sudut lokasi pinggir jalan, 2 hari dilakukan Sabtu dan Minggu telah berhasil mengundang simpati para dermawan, dan terkumpul uang Rp. 26 juta lebih, kusus untuk Blitar Raya mereka mebuat posko di rumah Kayatun Fitriana warga desa Karangsono Kanigoro yang juga tergabung dalam grup tersebut.

“ Kami kelompok ngamen amal berkiprah sejak tahun 2016, kita lakukan di Kediri, Blitar dan Tulungagung, kegiatan bersama teman teman ini hanya untuk membantu meringankan beban saudara- saudara kita yang kurang mampu untuk biaya pengobatan, seperti yang dialami oleh adik Andri Rifa’i ini,” kata Arif.

Sementara itu Kepala Desa Karangsono Tugas Nanggolo Yudho Dili Prastiono yang saat itu menerima penyerahan uang hasil ngamen amal “Kelompok Ngamen Amal Blitar Raya” desa Karangsono, pihaknya merasa haru atas inisiasi warganya untuk membantu penderita tumor wajah warga Ngaringan Kecamatan Gandusari
“ Kami atas nama pribadi dan seluruh perangkat desa Karangsono sangat mengapresiasi kegiatan beberapa warga kami yangtergabung dalam grup ngamen amal ini, Selasa ( 22/12/20 ), kami terketuk hati dan memfasilitasi perteuan dib alai desa kami,semoga menjadikan amal ibadah grup ngamen amal ini, dan juga kami sampaikan terima kasih kepada para donasi, semoga semua mendapat imbalan setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya . ( za )