Kota Blitar – Satu lagi Pusat layanan Masyarakat terpaksa harus tutup total, itu yang terjadi pada Puskesmas di Karanglo Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, Penutupan ini karena terdapat dua orang tenaga kesehatan setempat yang diketahui positif virus covid 19, ke duanya diketahui setelah menjalani rapid test.

Hakim Sisworo, Sekertaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, kepada media ini mengatakan, penutupan dilakukan untuk dilakukan sterilisasi di area Puskesmas, sejak Jumat 6 November kemarin sampai Minggu 8 November 2020 dan buka kembali Senin mendatang.

“Untuk sementara memang harus kami tutup, karena harus disteril semua ruangan dan peralatan dengan penyemprotan Disinfektan,” ujarnya Sabtu, (07/11/20).

Lebih lanjut disampaikan, karena sekarang Puskesmas Karanglo ini ditutup hingga tanggal 8 Nopember, maka bagi masyarakat disekitarnya seperti Kelurahan Karangtengah, Plosokerep, dan Kelurahan Sananwetan terpaksa bila berobat atau perawatan dialihkan ke Puskesmas Sukorejo dan Puskesmas Kepanjenkidul, sambil menunggu Puskesmas Sananwetan atau Puskesmas Karanglo ini dibuka kembali.

Selain dilakukan sterilisasi, semua nakes dan karyawan Puskesmas Sananwetan juga dites swab oleh Dinas Kesehatan Kota Blitar. Untuk itu, kegiatan pelayanan di puskesmas ditiadakan karena semua nakes dan karyawan harus isolasi mandiri sebelum hasil tes swab keluar.

Ini kan semua sudah di swab sambil menunggu hasil, ya mereka di isolasi mandiri di rumah masing-masing,” imbuhnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 di kota Blitar, pihaknya juga akan melakukan test swab pada tenaga kesehatan dan karyawan Puskesmas Sananwetan saja aantetapi juga akan dilakukan terhdap semua puskesmas di Kota Blitar untuk disterilisasi dan nakes serta karyawannya dites swab.

“Alasanya karena para nakes ini setiap hari berhubungan dengan pasien. Kami juga tidak tahu, pasien ada yang jujur dan ada yang tidak jujur. Untuk itu, testing diperlukan agar jika ada yang positif penularan bisa segera diputus. Selain Puskesmas Sananwetan nanti dua puskesmas lain juga akan disterilkan dan semua dites swab,” kata dia.

Pantauan di lokasi, pintu gerbang pagar Puskesmas Sananwetan tertutup. Di depannya terdapat pemberitahuan bertuliskan “Mohon maaf sehubungan dengan dilakukan general cleaning di UPTD Puskesmas Kecamatan Sananwetan maka pelayanan ditutup dari tanggal 6-8 November 2020“. (za)