Blitar – Kandang Banteng bersyukur atas kemenangan pasangan calon yang di usung “Satrio Keren”, Santoso dan Tjutjuk Sunaryo, memperoleh kemenangan telak di gelaran pesta demokrasi, pada tanggal 9 Desember 2020, Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar nomor urut 2 Santoso-Tjutjuk Sunario unggul dalam hitung cepat versi BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional) PDIP.

Rasa Optimisme kemenangan paslon yang diusung Petahanan Ini, Santoso dari awal ketika memperoleh nomor undian nomor urut 02, sudah bisa meramalkan kemenangan viktoria, karena hari yang ditentukan dalam coblosan sesuai dengan neptu hitungan jawa Rabu Wage, Rabu 4 dan Wage 7, bila dijumlah 11jumlahnya 2, dan itu terbukti kontestasi pilkada tahun ini semua dimenangkan oleh pasangan calon nomor urut 02, seperti di Kabupaten dan kota Blitar, semua menang paslon yang memeiliki nomor urut tersebut.

Hasil hitung cepat hingga pukul 18.00 WIB saat itu, pasangan petahana ini menujukan peroleh suara yang sangat singnifikan dengan 57,69 % suara dukgan rakyat kota Blitar, keunggul yang diraih ” Satrio Keren” meninggalkan jauh posisi paslon nomor urut 01 Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto yang hanya memperoleh suara sebesar dengan 42,70 % saja.

Syahrul Alim Ketua DPC PDI.P Kota Blitar kepada wartawan di kantor DPC kota Blitar saat mengikuti hasil penghitungan cepat mengaku puas atas peroleh dukugan masyarakat kota Blitar, memiih dan memenangkan pasangan “Satrio Keren”.

“kami sampaikan terima kasih, hingga pukul 18.00 WIB meskipun kurang satu TPS yang belum masuk datanya, namun hasilnya sudah menang. Hasil sementara pasangan yang kami usung unggul 57,69 persen. Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Kota Blitar,” kata Ketua DPC PDIP Kota Blitar dr. Syahrul Alim.

Sementara itu Walikota dan Wakil Walikota terpilih Santoso, ketika menggelar konferensi pers di rumah tim pemenangan sebelah utara persis di Kantor DPC.PDI Perjuangan mengatakan, atas kemenangan petahana kami sampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kota Blitar, yang sudah memberikan suaranya dan memberikan amanah untuk meneruskan program kota Blitar APBD untuk rakyat, rasa terima kasih juga disampaikan kepada para relawan, dan semua partai pendukung yang telah bekeja secara maksimal, sehingga petahana bisa meraih kemenangan. Acara syukuran di rumah dinas, Yuli mantan istri Samanhudi Anwar mantan walikota yang tersandung kasus korupsi, Yuli mendatangi Santoso dan berpoto bersama.

“Kepada semua pihak saya dan pak Tjutjuk sangat berterima kasih dipercaya mengemban amanah membangun kota Blitar dengan visi misi APBD untuk rakyat, dan yang lebih penting lagi,menyambut kemenangan tersebut pendukung tetap kompak, dan tidak eporia menerima kemenangan yang kita peroleh,”kata Santoso.

Jalanya pesta demokrasi pemilihan Walikota dan Wajil Walikota Blitar ada 259 TPS yang tersebar di 21 kelurahan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 114.890 jiwa. Pilwali Kota Blitar diikuti oleh dua kontestan pasangan calon yakni Paslon No. Urut 1 Hendri-Yasin dan Paslon No. Urut 2 Santoso-Tjutjuk. Di akhir wawancara dengan para awak media Santoso berharap agar masyarakat tetap bersatu, setelah gelaran pilkada semua warga baik yang mendukung atau tidak mendukung tetap kompak membangun kota Blitar.

“Pilkada hanya sebuah bentuk demokrasi, dan hanya sarana menentukan pilihan pimpinan, kita tetap membutuhkan kerukunan,dan kekompakan walau beda pilhan, sebab hanya dengan persatuan rukun agawe santoso, kota Blitar maju dan berdaya saing,” pungkasnya.(za)