Blitar – Unit Pelayanan Terpadu ( UPT ) Pusat Pelayanan Masyarakat mengikuti arahan dari tim gugus tugas penanganan pencegahan penyebaran covid 19 secara virtual termasuk Puskesmas Garum Kecamatan Garum.

Kepala UPT Puskesmas Garum dr. Arne Putri Mahargiani mengatakan, rapat koordinasi ini karena Dikabupaten Blitar akan melaksanakan kegiatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar di saat masa pandemi covid 19, kesiapan apa yang dilakukan oleh masing-masing Puskesmas terhadap protokol kesehatan petugas KPPS.

“Untuk puskesmas Garum kesiapan pelaksanaan rapid test untuk tenaga KPPS telah menindak lanjuti koordinasi dengan kepala desa dan kelurahan se Kecamatan Garum,” kata Arne.

Lebih jauh kepala Puskemas Garum juga menjelaskan, sesuai instruksi gugus tugas akan dilaksabanakan mulai tanggal 27 Nopember hingga tanggal 5 Desember, sehingga untuk 9 desa kelurahan dengan 125 tenaga KPPS dan jumlah 1125 TPS.
“Untuk mendukung kelancaran saat pemeriksaan rapit test kami kerahkan petugas tenaga kesehatan untuk pemeriksaan seperti cek darah, sedangkan tenaga bantuan akan membantu administrasinya,” katanya.
Lebih lanjut dr.Arne juga menyampaikan, pelaksanaan rapit tes dan screning disiapkan dengan waktu yang panjang, dengan maksud bila petugas KPPS yang hasilnya ternyata reaktif, maka KPU akan segera mengganti dengan cepat dan tidak terjadi kesulitan penggantian.
“Ini koordinasinya setelah hasil tes keluar untuk segera dilaporkan ke gugus tugas, dan nantinya diteruskan ke KPU,” pungkas nya.(Adv/Kamf/za)










