Blitar Seruan Walikota Blitar Drs. Santoso Mpd. kepada masyarakat agar tidak ada pesta rakyat menyambut datangnya tahun baru diawali dengan sikap dari pemerintah kota tidak merayakan pesta meriah seperti pada tahun tahun sebelumnya.

Walikota blitar Drs.Santoso M.pd

Menurut Walikota yang baru saja memenangkan kembali dalam gelaran Pemilukada tanggal 9 Desember kemarin, seruan tersebut sangat mendasar dalam masa keprihatinan, kondisi kota Blitar masuk dalam zona merah Covid 19.

“ Ini kita lakukan tidak dengan keramaian seperti pagelaran live music, kita cukup dengan syukuran yang sangat sederhana, masalahnya apa karena kota Blitar kondisinya zona merah, Covid 19 terus mengalami kenaikan,” ungkap Santoso.

Wali Kota Blitar Santoso. menyampaikan rasa kekhawatirannya bila saat menyambut tahun baru 2021 nanti kita terlalu bebas membuat acara perayaan yang banyak mengundang massa di tengah pandemi Covid-19 akan memperparah kondisi sebaran virus.(15/12/20).

“Walau nantinya bakal ada perayaan tetapi kita lakukan sangat sederhana, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Yang jelas Pemkot Blitar terus mengkaji perihal perayaan malam Tahun Baru 2021,” tegasnya.

Santoso mengingatkan kepada masyarakat harus memperhatikan pencegahan penularan virus dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Yakni dengan 3 M. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Perlu diketahui beberapa hari terakhir, sebaran virus Covid 19 cukup signifikan, kasus konfirmasi positif Covid-19, data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar menyebutkan selama sepekan dari tanggal 7 hingga 13 Desember tercatat ada 67 orang terpapar positif.

Akumulasi tambahan kasus positif di kota Blitar, mencatat ada ke 67 orang tersebut, seperti dirilis Dinas Kesehatan Kota Blitar, tersebar di 18 kelurahan Kecamatan seperti Kepanjenkidul menduduki jumlah terbanyak sebesar 12 kasus, menyusul Kelurahan Bendo dengan 7 kasus, serta 2 Kelurahan masing masing 6 kasus terjadi di Kelurahan Sukorejo, Kepanjenlor dilingkungan Kauman.

Data selebihnya berada di 14 kelurahan 3 kecamatan. Sampai dengan sekarang data sementara Satgas Covid 19 kota Blitar terdapat 3 kelurahan dengan posisi aman yang artinya masih zona hijau, yaitu Kelurahan Blitar, Klampok, dan Kelurahan Rembang.

Sementara dari update terakhir per 13 Desember 2020, perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Blitar kumulatif kasus konfirmasi positif 424 orang, serta meninggal positif 21 orang. (za)